Menu
Info Properti Syariah

Kavling Syariah Tanpa Riba

0878 7474 2626

Bogor Utara Kota Bogor

JURUS THE POWER OF SODOX’S

Kamis, Mei 18th 2017.
Oleh : Cak Dul
👊👊 *JURUS THE POWER OF SODOX’S* 💪
✍Di antara anda pasti ada yang berbisnis waralaba seperti Indo Mart, Alfa Mart, Semangat Mart, Malas Mart, Joz Mart, Rodok Murah Mart. Bahkan ada yang ekstrem dinamakan Klenik Mart, menjual barang-barang antik seputar klenikan.
Ada juga yang membuka toko kecil-kecilan mracangan, palen,  atau jual jasa potong rambut, cuci motor, salon mobil atau jasa yang lain.
Berbisnis grosiran hingga bisnis recehan, jualan pulsa atau jual bensin pinggir jalan.
Mungkin anda di awal-awal jualan rame, jasa rame, pelanggan banyak.
Bisnis andapun lancar jaya, uang mengalir seperti grojokan bendungan karang kates.
Bisnis semakin maju, pesanan semakin banyak, pelanggan lama setia pelanggan baru tergoda.
Andapun menjadi kaya raya. Uang mulai menumpuk, berkarung-karung bahkan buat bantal.
TETAPI kadang keindahan itu hanya sekejap saja.
✍🏻Tiba-tiba ADA PESAING-PESAING BARU yang berhasil “menyalip/melampaui” anda dengan cepat. WUUUUZ…..
Andapun ketinggalan kereta.
Mereka berhasil mengurangi pelanggan anda, sedikit demi sedikit bahkan sekaligus.
Mereka juga berhasil membelokkan calon pelanggan anda menjadi pelanggannya.
Mereka bahkan merampas dan men-sabotase seluruh asset anda dengan cara MENGAMBIL ALIH SIMPATI banyak orang kepada mereka.
Andapun ditinggalkan. Yang lama BERSELINGKUH, yang baru SOK CUEK sama anda.
🚀Apa efeknya?
🍓Sungguh Dahsyat !! Keren. Andapun bangkrut, kolabs aliyas DUT atawa MATI.
Itulah JURUS THE POWER OF SODOX’S.
Jurus ini artinya jurus untuk menyodok pesaing-pesaing bisnis kita dan mengalihkan pelanggan mereka kepada kita.
Jurus ini terkesan sangar dan kejam.  Memang beneran sih, hukum persaingan ini menurut Cak Dul adalah hukum rimba. Yang kuat makan yang lemah, yang bermodal besar makan yang bermodal minim.
KONGLUMERAT MAKAN WONG MLARAT.
Namun pada prakteknya Cak Dul ingin mengajak anda untuk menghadapi KENYATAAN pahit ini.
Saat anda berbisnis, anda sedang berada dalam kandang pertempuran. Jika anda lengah, jika anda berdiam, apalagi jika anda tidur, MATILAH ANDA SEKETIKA.
Dunia bisnis sungguh sangat kejam, tetapi anda harus menjadi pemain, atau akan tetap “dipermainkan”
Buat Cak Dul, Anda harus tetap bertempur dan mendapatkan kemenangan.
Tetapi jadilah pendekar yang pilih tanding dan penuh dengan perhitungan dan pertimbangan dalam melumpuhkan para PESAING anda secara beradap. Jangan sampai anda membunuh musuh yang sudah menyerah. Sungguh tak ada faedahnya. Anda juga tidak akan dianggap pendekar berhati.
Mari kita lihat contoh Pertempuran antara Indomaret dan Alfamart.
Hanya 150 meter dari rumah Cak Dul, ada Indomart dan dan sebelah kiri rumah Cak Dul 175 meteran ada Alfamart. Keduanya bersaing mendapatkan pelanggan dalam sebuah persaingan yang sehat dan ketat.
Soal harga barang relatif bersaing. Ada item yang lebih murah di Indomaret, ada item yang lebih murah di Alfamart. Jumlah item produk dan jenis produk yang dijual juga relatif sama. Untuk bisnis ritel yang memasarkan ribuan item produk seperti mereka, tak mungkin ada yang berani klaim bahwa harga mereka lebih murah dibanding pesaingnya. Paling-paling hanya berani klaim lebih murah untuk beberapa item produk yang jelas-jelas bisa dikomparasi/dibandingkan.
Dalam kondisi dimana harga tak bisa menjadi faktor penentu, maka keduanya bersaing memberikan benefit lain kepada konsumennya. Indomaret punya keunggulan memiliki counter ATM BRI dan Mandiri. Juga menjual tiket KA online. Saya melihat beberapa orang justru masuk ke Indomaret bukan untuk membeli barang melainkan hanya bertransaksi di ATM atau membeli pulsa.
Alfamart tak mau kalah. Mereka juga memajang ATM BCA sekarang. Lalu sengaja menyediakan parking area yang lebih luas. Jika Indomaret hanya menyediakan parkir 2 mobil, maka Alfamart bisa menampung 6 mobil. Pengunjung yang datang naik mobil terkadang masuk Alfamart bukan karena faktor harga dan barang, tetapi akibat tersedia space parkir ketimbang di Indomaret yang susah parkir.
Alfamart juga sengaja buka 24 jam, sementara Indomaret sudah tutup toko sejak jam 22.00. Saya malam-malam pas ada kebutuhan mendadak keluar beli di Alfamart masih buka sampai larut malam. Tapi belakangan Indomaret tak mau kalah, akhirnya sekarang buka nonstop 24 jam sehari.
Seru sekali ya persaingan antara Indomaret dan Alfamart di dekat rumah saya. Masing-masing punya benefit dan daya tarik yang ditawarkan ke konsumen.
Contoh kedua.
Beberapa hari yg lalu saya pergi ke Lumajang, jauh dan naik ke area pegunungan tepatnya di area produksi susu perah. Saya bersama tim dokter hewan temen saya sangat heran, kok di sepanjang jalan yang biasanya berjejer penjual-penjual BENSIN ECERAN, eee sekarang berjejer PERTAMINI-2 dengan radius 50-100 meter.
Di satu sisi ini baik, kelihatan maju dan keren. Tetapi di sisi lain ada beberapa orang bahkan banyak orang berlinangan air mata, lantaran mereka GULUNG TIKAR. Bahkan ngga hanya tikar yang digulung, BANTAL DAN AMBENNYA juga diremukkan.
Di Area Karang Ploso, Cak Dul mengamati persaingan antara 2 warung kopi pinggir jalan. Sebelah timur rame banget pengunjungnya. Tetapi yang sebelah barat sangat sepi. Itu berlangsung beberapa bulan. Cak Dulpun mencoba mengamati dan merasakan energi yang terpancar dari dua warung tersebut.
Apa hasil analisa Cak Dul tersebut?!
Byuh ternyata Warung Kopi sebelah barat memiliki beberapa kelebihan.
Ibu pemiliknya dan seorang gadis pembantu yang sangat ramah
Kopi lebih sedap
Pas masak mie instan ditambahi kol dan disediakan sambel, kecap dan saus tomat.
Ada disediakan lesehan di sebelah kiri memanjang. Bisa selonjorkan kaki dengan leluasa.
TAPI yang bikin Cak Dul heran, sekitar satu setengah bulan yang lalu, Warung sebelah timur berubah drastis menjadi jauh lebih rame dan Warung sebelah Barat jadi sepi.
Lagi-lagi Cak Dul iseng ada apa gerangan?!
Ibu warungnya masih galak dan ngga banyak senyum
Rasa kopinya juga seperti dulu
Masak Mie ya mie aja kasih bumbu instan
Sekarang ikut-ikutan menghamparkan kloso/tikar pandan
View warung dirombak menjadi lebih bersahabat
Tulisan WARUNG KOPI diganti lebih besar dan mengundang orang untuk mampir
Namun menurut Cak Dul, perubahan2 di atas belum mampu menutupi kekurangan warung tersebut.
Lalu kenapa menjadi rame, bahkan melampaui pesaing beratnya??!
Saya kasih tahu rahasianya, jangan bilang-bilang ya.. Sst.. Ternyata Warung Timur sekarang ada gadisnya. Cantik, tinggi, putih dan sangat ramah. Banyak senyum lagi. Mana hafal bener dengan nama-nama pelanggannya jika lewat di depannya pasti dipanggilnya.
Pak Imrooon….tindak pundi? Cak Malik mboten mampir to..? Mas Argo…kok bablas to, ke sini ngopi dulu donk…
Ckckck…. PANTESAN…Jurus The Power of Sodox’s nya bekerja dengan baik rupanya.
LALU GIMANA DENGAN PARA SAHABAT PROPERTI?
Sobat properti, apa yang harus anda lakukan jika produk yang anda pasarkan hanya beda-beda tipis saja dengan pesaing? Tak ada keunggulan yang mutlak. Anda harus FOCUS mengeksploitasi segala potensi yang ada agar menjadi benefit bagi konsumen.
Sulit bagi anda menciptakan PERBEDAAN EKSTRIM yang menjadi keunggulan kompetitif terhadap pesaing anda. Jadi fokuslah menciptakan benefit-benefit kecil yang akan memberi kontribusi atas penjualan produk anda, dan memberikan keunggulan kompetitif atas pesaing anda.
Saat ini yang namanya konsep mini cluster dengan sistem keamanan 24 jam yang memberikan privacy serta rasa secure kepada penghuninya sudah lazim dijumpai di kota-kota besar.
Jika pesaing anda juga memberikan hal yang sama, mana mungkin anda menjadikan sistem mini cluster ini sebagai selling point (nilai lebih) pemasaran?!
Maka terus carilah SELLING POINT dari sisi lain.
UNTUK DEVELOPER  Satpam anda jangan diberi SERAGAM ala ormas yang penuh badge dan kantong. Jangan juga seperti PREMAN yang Sok Kece, Sok Keren, Sok Nampang, Sok Mrengkeleng ototnya. Pakaian dilingkin, krah leher dibuka beniknya, pakai kalung bahkan anting-anting. Huh, SOMPRET, orang bilang.
Cobalah pakaikan baju putih dan berdasi, serta suruh mereka menghafal nama-nama penghuni serta menyapa langsung nama mereka dengan sapaan yang ramah, misal; “Selamat pagi Pak bayu ….?” atau “Selamat malam pak Rudi …” Itu sapaan untuk penghuni perumahan anda.
Kepada pendatang baru yang mungkin mensurvai lokasi yang belum terbangun, maka sapalah dengan santun, “Selamat datang di perumahan asri yang penuh kedamaian Pak…”
Pasang senyum tulus yang penuh keramahan dan kekeluargaan, seakan-akan sudah lama kenal, maka ini akan menjadi SELLING POINT tersendiri.
Jika pesaing anda ngasih pagar besi yang kokoh dan bersih, maka berilah juga pagar yang disisipi bunga-bunga kayu yang merekah hijau dan berwarna warni penuh pesona.
Jika pesaing anda memiliki kolam renang yang bisa dipakai tempat rekreasi penghuninya, maka kolam renang di komplek anda tentunya juga ada. Itu mah biasa saja.
Yang menjadi luar biasa, sediakan water hiter (air hangat) di ruang bilas, sehingga air hangat untuk bilas itu membuat yang bilas lebih merasa nyaman.
Jika pesaing anda menawarkan paket angsuran uang muka s/d 10x bayar, maka anda jangan sekedar menawarkan paket angsuran uang muka 10x saja, tetapi berikanlah benefit kecil misal; subsidi angsuran KPR sebesar Rp 250.000/bulan x 12 bulan.
Jika pesaing anda di ruang front officenya hanya menyediakan permen di toples kecil sebagai servis kepada tamunya, maka di ruang pemasaran anda, selain tersedia permen mungkin bisa disediakan coffee maker atau tea maker yang bisa membuatkan secangkir kopi/teh  panas untuk konsumen anda. Syukur-syukur ada kulkas dengan berbagai varian minuman ringan.
Konsumen mana yang tak suka dihidangkan secangkir kopi panas saat sedang diberi presentasi oleh sales yang kece?!
UNTUK BROKER
Selling Point itu ada pada ;
*PENGUASAAN KNOWLEDGE PRODUCT*
Tanpa dibahas panjang lebar, semua marketing pasti tahu. Sebab ini memang tugas, kewajiban dan dapat dikatakan Marketing Cap OONER.
Jangan sekali-kali menjual produk yang anda tidak faham. Akan terjadi kekacauan dan huru-hara berkepanjangan. STOP OONER !!
KETULUSAN
Segera ulurkan KEDUA TANGAN untuk menyalami buyer.
Saat menyalami buyer, harus memandang matanya dengan senyum ikhlas dan penuh rasa hormat. Biasakan hal ini, jangan hanya retorika. Jangan hanya abang2 lambe, merah2 bibir.
Ketulusan anda adalah KUNCI AURA penghubung emosional dengan buyer.
ANTUSIAS
Penuh antusias tetapi tidak menekan buyer untuk membeli.
Contoh presentasi Sales yang mencuatkan SELLING POINT.
“Baik mbak, saya akan menjelaskan secara global rumah produk kami ini dirancang kuat dan tahan goncangan gempa. Galvalum rangka atapnya didatangkan secara khusus dari Jerman. Menggunakan cor-coran dengan perbandingan yang sangat ekstrim, Satu lagi, produk kami sangat unik dan cantik. Sangat pas buat orang seperti mbak ini..Mudah-mudahan rumah kami menjadi pilihan mbak di antara piliha-pilihan yang lain.
Kami persilakan mbak untuk melihat rumah contoh kami. Terima kasih atas perhatian mbak salam sukses selalu buat mbak..makasih.”
MENGALIR
Mengikuti alur pembicaraan buyer. Saat buyer bicara, ikutilah dengan pandangan mata antusias, sebentar-2 tirulah ucapan-ucapannya, iyakan, benarkan dan setujui.
Contoh Ungkapan Buyer yang langsung diikuti oleh broker/sales :
Saya ini baru menikah. (Oh baru menikah ya mbak..mantaab..)
Saya orangnya penakut mas.. (Oh penakut ya..)
Pinginnya rumah di tempat yang ramai.. (Ok siap siap siap mbak..)
Kan sebelum membeli saya harus jelas semuanya kan mas? (Benar benar mbak..harus jelas..)
Minta bantu agar saya memahami produk anda ya mas..(Siap siap mbak..siap bantu)
TIDAK MENDOMINASI PEMBICARAAN 
Pernah nggak mendengarkan presentasi sales obat/produk yang datang ke rumah kita? Wow..nrocos, nglowos kaya pelembungan ngobos. Tak sedetikpun memberi peluang bicara pada anda sebgai calon buyer. Begitu dia berhenti, calon buyer bilang : Sudah ngomongnya? Saya mau berangkat ngantor.
Menyakitkan sekali bukan?
Nah, jadi jangan mendominasi pembicaraan. Orang normal tak suka didominasi tentang apapun. Mereka ingin diperlakukan bak raja, terhormat dan dalam posisi berharga.
Dan ini harus anda tempuh untuk mendapatkan isi otak buyer (mengoreksi keinginan-keinginan buyer yang sebenarnya).
MENGETAHUI ISI OTAK BUYER TENTANG SPESIFIKASI RUMAH YANG DIINGINKAN
Seringkalai kesalahan pada marketing adalah tak dapat mengetahui isi otak buyer. Misalnya dia itu ingin rumah harga 450 jutaan, sesuai butgetnya. Terus Mencari yang deket dengan kampus UB misalnya. Rumah harus menghadap ke Timur.  Akses jalan mobil simpangan. Dan lain-lain spesifikasi bla bla bla.
Jika anda mampu mengoreknya, maka anda tidak akan buang-buang energi dan abab. Anda bisa memilihkan listing yang sesuai butget dan spesifikasinya.
Jika anda tidak memiliki listing tersebut, maka janjikan bahwa anda akan membantu
TIDAK KELUAR DARI POKOK MASALAH
Saat presentasi ke buyer, jangan mempresentasikan produk lain sebelum produk pertama selesai. Tawarkan apakah dia ada minat dan ketertarikan dengan produk tersebut.
Jika masih akan berfikir, gali lebih jauh isi otaknya arahnya kemana. Jika dia sudah nyata menolak, baru tawarkan produk lain yang mungkin lebih cocok buat butget dan keinginannya.
MANFAAT JURUS INI ADALAH :
Jika produk anda tak cukup mampu memberikan perbedaan ektrem (differensiasi) yang menjadi keunggulan kompetitif atas pesaing anda,
MAKA lakukanlah Fokus dengan cara mengeksplorasi produk anda.
Temukan dan ciptakan benefit-benefit kecil yang memiliki value (NILAI PLUS) dimata konsumen disaat mereka akan mengambil keputusan untuk MEMBELI. In Syaa Allah.

Properti Terbaru

Promo
SEPTEMBER CERIA BERSAMA GRIYA SAMARA 1

SEPTEMBER CERIA BERSAMA GRIYA SAMARA 1

Rp. 193.959.000
Perumahan Griya Samara 1, Waringinjaya, Kedungwaringin, Bekasi Jawa Barat
Lt/Lb : 72 m² / 36 m²
Lihat Detail »

DIJUAL Rumah Second Pura Bojong Gede Bogor

Rp. 250.000.000
Pura Bojong Gede Bogor
Lt/Lb : 60 m² / 43 m²
Lihat Detail »